-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Top Speed Motor Matic Tiba-tiba Tertahan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Maret 08, 2026 Last Updated 2026-03-08T00:45:07Z



Sebagian pengguna motor matic mungkin pernah merasakan motornya tiba-tiba seperti tertahan saat mencapai kecepatan tertentu. Tarikan terasa berat dan motor tidak mampu mencapai kecepatan maksimal seperti biasanya.


Kondisi ini ternyata cukup sering terjadi, terutama pada motor matic yang sudah berumur. Salah satu contohnya terjadi pada motor Yamaha X‑Ride generasi pertama.


Seorang mekanik dari Bengkel KIA cabang Kalimanggis, Dominique, mengungkapkan bahwa keluhan tersebut pernah dialami oleh salah satu pelanggannya.


“Pemiliknya bilang kalau motornya cuma bisa lari 60 km/jam,” ujar Dominique.


Menurutnya, saat kecepatan melewati angka tersebut, tarikan motor terasa semakin berat seolah-olah tertahan.


Penyebabnya Ada di CVT


Setelah dilakukan pemeriksaan, masalah ternyata berasal dari bagian transmisi CVT motor matic.


Ketika CVT dibongkar, ditemukan bahwa pulley depan motor sudah mengalami keausan cukup dalam. Permukaan pulley yang seharusnya rata menjadi cekung akibat pemakaian.


Keausan ini membuat v-belt tidak bisa bergerak naik secara maksimal pada pulley depan.


“Harusnya v-belt di pulley bisa bergerak lebih ke atas lagi, tapi ini tidak bisa karena cekung,” jelas Dominique.


Akibatnya, rasio CVT tidak bisa berubah secara optimal saat motor melaju kencang. Inilah yang membuat motor terasa tertahan dan tidak mampu mencapai top speed yang seharusnya.


Cara Kerja CVT Saat Kecepatan Tinggi


Pada motor matic, kecepatan maksimal dipengaruhi oleh rasio v-belt yang bekerja di antara pulley depan dan belakang.


Saat kecepatan meningkat, v-belt akan naik ke bagian atas pulley depan sehingga rasio menjadi lebih besar. Kondisi ini memungkinkan motor melaju lebih cepat.


Namun jika pulley sudah aus atau tidak rata, pergerakan v-belt menjadi terhambat. Dampaknya, performa motor menurun dan top speed menjadi terbatas.


Solusinya


Jika kondisi pulley sudah terlalu aus seperti ini, solusi yang paling efektif adalah mengganti pulley depan dengan yang baru. Dengan begitu, pergerakan v-belt kembali normal dan performa motor bisa kembali optimal.

×