-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

🚗 Tanda Busi Mobil Harus Diganti Lebih Cepat, Jangan Tunggu Sampai Mogok!

April 04, 2026 Last Updated 2026-04-04T07:11:56Z



Busi merupakan komponen penting dalam sistem pengapian mobil yang berfungsi menyalakan campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.


Umumnya, busi berbahan nikel atau tembaga perlu diganti setiap 20.000–30.000 km, sedangkan busi jenis platinum atau iridium bisa bertahan hingga 50.000 km.


Namun, dalam kondisi tertentu, busi bisa rusak lebih cepat dan perlu segera diganti.


⚠️ Tanda-Tanda Busi Mulai Bermasalah


Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:


1. Mesin Sulit Dihidupkan


Jika mobil susah dinyalakan, terutama di pagi hari, bisa jadi busi sudah aus atau kotor.


2. Akselerasi Menurun


Tenaga mobil terasa lemah atau tidak responsif saat digas?

Ini menandakan pembakaran tidak optimal akibat busi bermasalah.


3. Mesin Brebet atau Kasar


Suara mesin tidak halus, terasa bergetar saat idle, atau muncul bunyi “brebet” saat akselerasi.


4. Boros Bahan Bakar


Busi yang tidak bekerja maksimal membuat pembakaran tidak sempurna, sehingga konsumsi BBM jadi lebih boros.


5. Warna Busi Tidak Normal


Periksa kondisi fisik busi:


Hitam/berkerak → tanda karbon berlebih

Basah → kemungkinan masalah pembakaran

Gosong atau berkarat → sudah tidak layak pakai

6. Lampu Indikator Mesin Menyala


Pada mobil modern, indikator check engine bisa menyala jika ada masalah pada sistem pengapian, termasuk busi.


🔧 Kenapa Harus Segera Diganti?


Jika dibiarkan, busi yang rusak bisa menyebabkan:


Mesin makin sulit dinyalakan

Performa mobil menurun

Kerusakan pada komponen lain

📌 Kesimpulan


Jangan hanya mengandalkan jarak tempuh sebagai patokan.

Jika muncul tanda-tanda di atas, sebaiknya segera cek dan ganti busi agar performa mobil tetap optimal dan terhindar dari kerusakan lebih parah.

×