Polisi mengungkap sejumlah fakta terkait penemuan jasad seorang pria di dalam gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2026). Korban diduga masuk ke area gardu dengan tujuan mengambil kabel sebelum akhirnya tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan dugaan tersebut muncul berdasarkan barang-barang yang ditemukan di sekitar korban. Pria tersebut diduga masuk ke gardu listrik dari area bawah.
Menurut Suminto, korban diketahui membawa sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas pencurian kabel. Barang tersebut antara lain kantong plastik, gergaji, dan topi.
"Diduga Mr X mau mengambil kabel di gardu listrik tersebut," ujar Suminto kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (1/9/2026).
Polisi menduga korban kemudian naik menuju lantai dua gardu. Saat berada di dalam area tersebut, korban diduga terkena sengatan listrik bertegangan tinggi hingga meninggal dunia.
Identitas Korban Belum Diketahui
Hingga proses penanganan dilakukan, identitas pria tersebut masih belum diketahui. Polisi tidak menemukan kartu tanda penduduk (KTP) maupun dokumen identitas lainnya pada tubuh korban.
Korban selanjutnya direncanakan menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk membantu proses identifikasi sekaligus pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematiannya.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian hingga korban bisa berada di dalam gardu listrik tersebut.
LRT Jabodetabek Pastikan Korban Bukan Pegawai
Pihak LRT Jabodetabek memastikan pria yang ditemukan meninggal di dalam gardu listrik tersebut bukan merupakan pegawai mereka.
Manager Public Relation LRT Jabodetabek Radhitya Mardika mengatakan tidak ada laporan mengenai pegawai LRT yang hilang kontak hingga saat ini.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pihak LRT memastikan korban bukan bagian dari karyawan mereka.
"Iya karena kan kalau pegawai LRT kelihatan kalau ada yang hilang satu atau bagaimana," ujar Radhitya saat dikonfirmasi.
Radhitya menjelaskan pihak LRT baru mengetahui adanya dugaan penemuan jasad di gardu listrik kawasan Pancoran pada Selasa sore. Informasi awal muncul setelah petugas mencium aroma tidak sedap dari sekitar lokasi.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan adanya dugaan jenazah di dalam gardu. Karena berkaitan dengan penemuan jasad, pihak LRT langsung menghubungi kepolisian untuk melakukan penanganan dan proses identifikasi.
"Dari aroma itu, terus petugas datang cek dan karena ini berkaitan dengan jenazah makanya kita telepon kepolisian untuk melakukan identifikasi sesuai bidangnya," kata Radhitya.
Saat ini, proses penanganan dan penyelidikan masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Identitas korban serta kronologi lengkap kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.(Rhz2797)

